DAKWAH FARDHIYAH/DF

Tentang Dakwah dan Harokah; DAKWAH FARDHIYAH/DF

Indikator:

  • dapat merekrut anggota masyarakat untuk bergabung bersama dakwah.
  1. Dakwah adalah jantung Islam, dakwah dilakukan para nabi.
  2. Bentuk /metode dakwah yang efektif/ lembut yakni dakwah FARDHIYAH.
  3. Syaikh mustofa Mansyur (menulis bkitab DF): sejak masa nabi, dakwah tidak lepas dari dakwah FARDHIYAH.
  4. DF adalah batu pertama dalam pembangunan masyarakat Islam.
  5. DF adalah dakwah yang dilakukan secara personal. Bukan komunal/massa.
  6. Syaikh Mustofa Manshur: DF adalah Menghubungkan hati dengan hati.
  7. DF ada 3 point:
  • menghubungkan dengan qolbu yang di dakwahi/mad’u. Jadi bukan bahasa lisan saja.
  • memberikan perhatian, empati dan keikhlasan
  • memahamkan Islam dan hidup bersamanya (mengamalkannya).
  1. DF adalah pondasi pembentukan pribadi muslim: sesungguhnya jalan dakwah itu panjang, dan permulaannya adalah menyiapkan individu muslim yang memahami Islam benar, yakin, mengajak oranglain dengan kasih sayang dan kelembutan, maka DF menjadi langkah utama membentuk umat. Melalui sentuhan hati bisa mengajak memahamkan Islam adalah jalan hidup (Syaikh Mustofa Manshur)
  2. Rosul mengajari kita DF. Kepada anak penuh cinta, kepada ortu hormat dan takdhim, kepada awam menyesuaikan.
  3. DF memiliki hubungan hari mendalam. Dakwah membuka hati menyentuh perasaan dan memberikan kesan mendalam di relung hati.
  4. Dakwah FARDHIYAH Menyelamatkan 1 jiwa dari kegelapan ke cahaya. Menyelamatkan jiwa satu persatu. Sungguh jika Allah memberi hidayah oerantaramu, lebih baik dari unta merah … Menyentuh 1 jiwa lebih baik dari harta yg paling mahal.
  5. Metode praktis DF: kebijaksanaan, kesabaran dan ketulusan. Perlu:

1️⃣ mengenal mad’u (kenal dirinya, termasuk spiritualnya, dst). Dai bijak tidak mendakwahi tanpa memahami.

2️⃣ hubungan kasih sayang dan kepercayaan. DF berhasil bila madu merasa dihargai bukan di hakimi. Dai menjadi cermin bagi madu, dengan memberikan keteladanan.

3️⃣ menyampaikan dengan hikmah. DF dialog hati. Bicara sesuai dengan kadar pemahaman ma’du. Kata-kata lembut tidak kasar. Allah bimbing nabi Musa dan Harun ketika mengutua kepada Fir’aun: bicaralah kamu berdua kepadanya Fir’aun, mudah mudahan dia takut (Thoha 44). Kepada penguasa zalim aja kita diminta lemah lembut, apalagi orang biasa.

4️⃣ metode ke 4: setelah mendapat kebenaran, dai perlu sabar mendampingi iman madu, agar Istiqomah dalam tahu dan mengamalkan Islam. Inilah pembinaan/tarbiyah.

5️⃣ metode 5 yakni menyerahkan hasil kepada Allah. Tugas dari hanya ikhtiar, hidayah milik Allah. Sesungguhnya engkau wahai Muhammad tidak dapat mberi hidayah, tapi Allah-lah yang memberi hidayah (Al qhasas 56).

  1. Dari 1 orang tersentuh hidayah, mampu memberikan ‘cahaya’ dunia. Jadilah bagian dari rantai dakwah ini…